Jumat, 04 Mei 2012

Konsep Dasar Bahasa Pascal

1. Sejarah Singkat Bahasa PASCAL

Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University, Zurich – Swiss.
Nama PASCAL diambil dari nama seorang ahli matematika bangsa Perancis, yaitu BLEISE PASCAL yang telah berjasa menemukan alat hitung mekanis pertama didunia pada abad ke-17.
Bahasa pemrograman ini termasuk kategori “High Level Language”. Instruksi-instruksi yang digunakan dalam bahasa pemrograman ini sangat sistematis dan terstruktur.
Pada Awalnya bahasa pemrograman ini diperkenalkan dengan tujuan untuk menjelaskan masalah pemrograman komputer bagi mahasiswa yang belajar pemrograman komputer.
Ternyata dalam waktu singkat, nahasa pemrograman ini menjadi salah satu bahasa yang sangat populer dikalangan universitas, sehingga menjadi julukan sebagai bahasa universitas.
Mulai dari awal perkembangannya hingga saat ini banyak sekali jenis bahasa pemrograman ini, masing-masing merupakan hasil pengembangannya, antara lain :
UCSD Pascal
Microsoft Pascal
Apple Pascal
Turbo Pascal
dsb

Diantara versi-versi yang ada, Turbo Pascal merupakan versi yang sangat populer saat ini.

2. Struktur Dan Komponen Dasar Program Pascal.

            Struktur dari suatu program Pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Blok program dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu bagian deklarasi dan bagian pernyataan (statement).

3. Struktur program :

Judul Program                PROGRAM nama-program;
Blok Program 
Bagian deklarasi
- deklarasi label              LABEL nama-label;
- deklarasi konstanta       CONST…………..;
- deklarasi tipe                TYPE …………….;
- deklarasi variabel         VAR ……………...;
- deklarasi prosedur        PROCEDURE nama-prosedur;
                                   ……………………………….;
- deklarasi fungsi            FUNCTION nama-fungsi;
                                                ………………………….;
Bagian Pernyataan                 
Begin
      (statement)                                   
      …………;
      …………;
end.
Contoh :  Menghitung luas bidang berbentuk empat persegi 
                panjang dengan panjang dan lebar L.
PROGRAM Luas;                                {Judul}
VAR P,L,Luas   : real;                           {Deklarasi variabel}
BEGIN
            Read (P,L);                                         {Statemant}
            Luas := P*L;                                       {Statement}
            Write (P,L,Luas);                                {Statement}
END.


Judul program sifatnya adalah optional, dan bila ditulis, harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.
Bagian deklarasi digunakan bila di dalam program digunakan pengenal ( identifier). Identifier dapat berupa label, konstanta, tipe, variabel, prosedur dan fungsi. Kalau suatu program menggunakan identifier, Pascal menuntut supaya identifier tersebut diperkenalkan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dideklarasikan terlebih dahulu pada bagian ini.
Beberapa aturan dalam program Pascal :

·         Akhir sebuah program Pascal ditandai dengan tanda baca titik (.) setelah END yang  paling akhir.
·         Tanda titik koma (;) merupakan pemisah antar instruksi satu dengan lainnya.
·         Beberapa statement boleh ditulis menjadi satu baris dipisahkan dengan tanda baca titk koma (;)
Contoh : simpan  :=  akhir;   akhir := simpan + awal;
·         Baris komentar diletakkan diantara tanda (* dan *) atau diantara tanda { dan }
Contoh :    Var      rerata   : real;               (*nilai rata-rata*)
                              Nil1     : real;               {nilai ujian}    

Statement  (pernyataan)
            Adalah instruksi atau gabungan instruksi, yang menyebabkan komputer melakukan aksi.

Type statement dalam Pascal terdiri atas :

1.      Sederhana :
- menandai sebuah item data ke sebuah variabel (assigment statement)
            contoh : X := Y * 4.135
-          pemanggilan procedure dan goto statement

2.      Terstruktur:
- Compound Statement
            contoh : Begin
                                    read (x) ;
                                    y := x + 5;
                                    write (y)
                          End.
      - Repetitive Statement
            contoh :           For I := 1 to 100 do
                                    write (count);
     - Conditional Statement
            contoh :           If x > 100 then write (s)
                                                else write (p) ;


Komponen Dasar Program Pascal


Pola susun bahasa Pascal dibentuk dengan menggunakan komponen bahasa pemrograman yang umum, yaitu :
1.      Simbol Dasar
2.      Reserved Word (kata pasti)
3.      Identifier (penyebut)
1.      Simbol Dasar.
Simbol dasar terdiri atas :
1.      Simbol huruf, yaitu huruf A sampai dengan Z atau a sampai dengan z.
(huruf besar dan kecil).
2.      Simbol angka atau digit yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
3.      Simbol khusus, yaitu
+   -   *   /   ;   :=   ,   ‘   =   <   >   <=   >=   <>   :   {  }   ( )   [   ]

2.      Reserved Word (kata pasti)
Reserved Word adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaanya oleh bahasa Pascal. Reserved word ini tidak boleh didefinisikan ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengenal (identifier)
Reserved Word ini jumlahnya berbeda untuk masing-masing bahasa Pascal.


Contoh beberapa reserved word yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal antara lain

      AND               ELSE                          LABEL                       SET
      ARRAY          END                            OF                               TYPE
      BEGIN           FUNCTION               OR                              UNTIL
      CASE              FOR                            PROCEDURE            VAR
      CONST           GOTO                         PROGRAM                WHILE
      DO                  IF                                RECORD                   WITH
      DOWNTO      IN                                REPEAT                     dsb

3.      Identifier (sebutan/pengenal)
Identifier merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu didalam program. Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier.

Identifier ini terdiri atas :

1.      Identifier Standar, yaitu identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal.
Contoh dari Identifier standar ini antara lain:
ABS                            LN
ARCTAN                   ODB
BOOLEAN                PRED
CHAR                         ROUND
CHR                            READ
COS                            READLN
EOF                            SQR
EOLN                         SQRT
EXP                            SUCC            
            Dan masih banyak lagi.

2.      Identifier Non Standar; yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa pascal; misalnya;
  1. nama suatu program
  2. nama suatu konstanta
  3. nama suatu variabel
  4. nama suatu procedure
Identifier ini bebas, tetapi dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
7.      terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Huruf besar dan huruf kecil dianggap sama.
8.      Tidak boleh mengandung blank.
9.      Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.
10.  Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap signifikan.

Contoh :

Identifier
Keterangan
GajiKaryawan
Benar
No_Mhs
Benar
P3K
Benar
1X
Salah, karakter pertama harus huruf
A&B
Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus
A B
Salah, tidak boleh mengandung blank
            Jenis – jenis data

Jenis – jenis data yang dikenal dalam bahasa pascal antara lain yaitu:
1.      Jenis data sederhana
  1. Jenis data yang standar; yaitu :
·         Integer
·         Real
·         Karakter
·         Boolean
  1. Jenis data yang non standar (user defined), yaitu;
·         Enumerated
·         Sub-range
2.      Jenis data berstuktur, yaitu:
  1. Array
  2. Record
  3. Set
  4. File
3.      Jenis Data Pointer

INTEGER


            Jenis data ini terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol. Merupakan nilai bilangan bulat.
Pada TURBO PASCAL jenis data ini di bagi atas beberapa bagian, yaitu :


Tipe
Ukuran memori
(dalam byte)
Jangkauan nilai
BYTE
1
0..255
SHORTINT
1
-128..127
INTEGER
2
-32768..32767
WORD
2
0..65535
LONGINT
4
-2147483648..2147483647

Operator Integer terdiri atas :  + , - , * , / , DIV dan MOD

Contoh :

Var
            Jumlah : byte;
Begin
            Jumlah := 200;
            WriteLn(‘Nilai JUMLAH = ‘,Jumlah);
End.

Hasilnya bila dijalankan :

            Nilai JUMLAH = 200

REAL



Penulisan untuk jenis data ini selalu menggunakan titik desimal. Nilai konstanta numerik real berkisar dari 1E-38 sampai dengan 1E+38 dengan mantissa yang signifikan sampai dengan 11 digit. E menunjukkan nilai 10 pangkat. Nilai konstanta numerik real menempati memori sebesar 6 byte.
Contoh :
123.45
12345.  ® salah, titik desimal tidak boleh dibelakang
12E5
12E+5
-12.34
.1234  ® salah, titik desimal tidak boleh dimuka

Pada TURBO PASCAL, jenis data ini dibedakan atas :

Tipe
Ukuran memori
(dalam byte)
Jangkauan nilai
Digit signifikan
SINGLE
4
1.5x10E-45 .. 3.4x10E38
7-8
DOUBLE
8
5.0x10E-324 .. 1.7x10E308
15-16
EXTENDED
10
1.9x10E-4951 .. 1.1x10E4932
19-20
COMP
8
-2E+63+1 .. 2E+63-1
19-20

Operator untuk jenis data ini terdiri atas : + , - , * dan /


KARAKTER


Yang dimaksud dengan jenis data ini adalah karakter tunggal atau sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti misalnya ‘A’,’a’,’!’,’5’ dsb.

Dasarnya adalah ASCII CHARACTER SET.

Misalnya : 032 pada tabel ASCII CHARACTER SET menunjukkan karakter.

                        Blank.
            033                              !
            048                               0
076                               L
            dst

STRING


Nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menenpati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.

Contoh :

Var
            Kampus : string[10];
Begin
            Kampus := ‘Gunadarma’;
Write(Kampus);
End.



BOOLEAN


Jenis data ini mempunyai nilai TRUE atau FALSE.

Operator untuk jenis data ini adalah :
1.      Logical Operator, yaitu : NOT, AND dan OR
2.      Relational Operator, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
\
JENIS DATA NON-STANDARD (USER DEFINED)

1.      ENUMERATED.
Jenis data ini terdiri atas barisan identifier yang terurut dimana setiap identifier tersebut dianggap sebagai suatu individual data item (elemen data yang berdiri sendiri).

Pada saat mendeklarasikan jenis data ini kita harus menuliskan semua elemen-elemennya.

Bentuk umum deklarasinya adalah :

TYPE nama = (data_item_1, data_item_2, ……., data_item_n);

Contoh :

TYPE hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);

TYPE warna = (red,blue,green,yellow,black,white);

Setelah jenis data ini dideklarasikan, maka selanjutnya kita dapat mendeklarasikan suatu variabel yang berjenis data sama dengan jenis data ini.

Misalnya :
                  TYPE nama_hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
                  VAR libur : nama_hari;

Fungsi standar yang dapat digunakan pada jenis data ini adalah :

PRED, SUCC dan ORD

Misalnya :

      PRED (sel) = sen
      SUCC (sen) = sel
      ORD (sen) = 0
      ORD (sel) = 1

2.      SUB-RANGE.

Jenis data ini berupa range dari suatu kumpulan data yang mempunyai urutan..

Bentuk umum deklarasinya adalah :

      TYPE nama = data_item_pertama .. data_item_terakhir;

Contoh :

1.      TYPE        jam_kuliah = 1 .. 10;
tanggal = 1 .. 31;
abjad = ‘A’ .. ‘Z’;

2.      TYPE        bulan = (jan,feb,mar,apr,mei,jun,jul,agt,sep,okt,nov,des);
hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
ata = agt .. jan;
pta = feb .. jun;
hari_kerja = sen .. jum;


TANDA OPERASI


Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori, yaitu

1.      Assignment operator.
2.      Binary operator.
3.      Unary operator.
4.      Bitwise operator.
5.      Relational operator.
6.      Logical operator.
7.      Address operator.
8.      Set operator.
9.      String operator.

Assignment operator

            Assignment operator (operator pengerjaan) menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=).

Contoh :
                        A:=B;


Binary operator

            Digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk konstanta ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.

Operator

Operasi
Tipe operand
Tipe hasil
*
Perkalian
real,real
integer,integer
real,integer
real
integer
real
DIV
Pembagian bulat
integer,integer
integer
/
Pembagian real
real,real
integer,integer
real,integer
real
real
real
MOD
Sisa pembagian
integer,integer
integer
+
Pertambahan
real,real
integer,integer
real,integer
real
integer
real
-
pengurangan
real,real
integer,integer
real,real
real
integer
real

Contoh :
                        15*5                hasilnya           75
                        20/3                 hasilnya           6.6666666667E+00
                        20 div 3           hasilnya           6
                        20 mod 3         hasilnya           2

Unary operator

            Operator ini hanya menggunakan sebuah operand saja. Dapat berupa unary minus dan unary plus. Unary minus digunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada operang numerik real maupun integer. Unaru plus adalah operator untuk memberai tanda plus.

Contoh :
                        -5         +7
                        -2.5      +2.5

Bitwise operator

            Digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer. Terdiri dari operator NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr.

Relational operator

            Relational operator digunakan untuk  membandingkan hubungan antara dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu True atau False. Terdiri dari operator : =, <, >, <=, >=, <>


Logical operator

            Terdapat 4 buah logical operator yaitu : NOT, AND, OR dan XOR. Operator ini bekerja dengan nilai-nilai logika, yaitu True dan False.

Set operator

            Digunakan untuk operasi himpunan.

String operator

            Digunakan untuk operasi string. Hanya ada sebuah operator string saja, yaitu operator + yang digunakan untuk menggabungkan dua buah nilai string.

Contoh : 
                        Nama1 := ‘Arief ‘;
                        Nama2 := ‘Kurniawan’;
                        Nama3 := Nama1 + Nama2;


2.4. Konstanta, Variabel dan Ekspresi.

Konstanta.
Konstanta adalah suatu identifier non-standar yang nilainya telah ditetapkan dalam suatu program dan dideklarasikan pada bagian deklarasi.

Bagian umum deklarasinya adalah :

            CONST identifier = nilai;

Contoh :

            CONST           phi = 3.14;
                                    x= 2;
                                    y = ‘S’;


Variabel.
Variabel adalah suatu identifier non-standar yang nilainya tidak tetap atau nilainya merupakan hasil dari suatu proses.
(variabel yang dimaksudkan disini sama seperti halnya arti variabel pada aljabar).


Bentuk umum deklarasinya adalah :

1.      Jika hanya 1 (satu) variabel yang dideklarasikan :

VAR identifier : jenis data;

2.      Jika lebih dari 1 (satu) variabel dan masing-masing memiliki jenis data yang sama :

VAR id-1, id-2, …., id-3 : jenis data;

3.      Jika beberapa variabel yang berbeda jenis datanya :

VAR         identifier-1 : jenis data;
                  identifier-2 : jenis data;
                              .
                              .
                              .
                  identifier-n : jenis data;

4.      Jika variabel yang dideklarasikan berjenis data non-standar :

TYPE id = (data_item_1,data_item_2,…,data_item_n);
VAR id-v : id;

SUB-RANGE :

TYPE  id = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
VAR    id-v : id;

Contoh :

1.      VAR   x          : integer;
2.      VAR   p,q,r     : real;
3.      VAR   a,b       : char;
m,n      : boolean;
4.      TYPE warna = (merah,hitam,biru,putih,kuning);
      VAR   x1,x2   : warna;
5.      TYPE tahun = 1900 .. 1993;
      VAR thn-1,thn-2,thn-3 : tahun;





Ekspresi.

Sebuah ekspresi merupakan kumpulan dari  operand-operand (seperti : bilangan, konstanta, variabel dll) yang bersama-sama dengan operator membentuk suatu bentuk aljabar dan menyatakan suatu nilai.

Ada 2 (dua) jenis ekspresi dalam bahasa Pascal, yaitu :
1.      Ekspresi numerik / aritmatika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai numerik / aritmatika.
2.      Ekspresi Boolean atau ekspresi logika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai boolean / logika (true/false).

Contoh :
1.      (b * b – 4 * a * c) / (2*a)  / (2 * a)  Þ  ekspresi numerik, jika a,b dan c adalah bilangan (variabel bernilai numerik).
2.      Upah < 1000.0  Þ  ekspresi boolean (“upah” adalah suatu variabel bernilai real).


2.5. Input dan output (Standar I/O).

Dalam bahasa Pascal untuk keperluan input (membaca input) digunakan identifier standar READ atau READLN.
Identifier standar ReadLn sedikit berbeda dengan Read. ReadLn digunakan untuk memasukkan data perbaris, artinya setelah tombol Enter ditekan, maka akan ganti baris, sedangkan Read tidak ganti baris, masih dalam baris yang sama.
Sedangkan untuk keperluan output (mencetak output) digunakan identifier standar WRITE atau WRITLN.
Perbedaan Write dengan WriteLn adalah bahwa Write menampilkan hasil tanpa ganti baris dan tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yang sama. Sedang WriteLn digunakan untuk menampilkan tampilan perbaris, akan ganti baris untuk tampilan berikutnya.

Bentuk umum penulisannya :

1.      READ (variabel input) ;

Atau

READLN (variabel output);

2.      WRITE (variabel output);
WRITELN (variabel output);




Contoh :

Var      nama : string{15};
Begin   nama := ‘afdal’;
            write(‘nama : ‘);
            write(nama);
End.

Hasilnya :
                        Nama : afdal


Contoh :

Var      nama : string{15};
Begin   nama := ‘afdal”;
            WriteLn(‘Nama : ‘);
            WriteLn(Nama);
End.

Hasilnya :
                        Nama :
                        afdal
Baca selanjutnya »»  

Program pascal function

contoh : listing program pascal dengan menggunakan fungsi.. 
 
program tunjangan;
uses wincrt;
var
nm,jab,no :string;
gaj,ti,ta,tgaj:real;
stat,jmlank :integer;
function gajibersih (gaji,tunjangan_anak,tunjangan_istri,totalgaji :real):real;
begin
gajibersih:=gaji+tunjangan_anak+tunjangan_istri;
end;
begin
writeln('=================================================');
    writeln('=TUGAS PERHITUNGAN GAJI DAN TUNJANGAN ANAK ISTRI=');
    writeln('=Nama :Muhammad Asrir           NIM :2010020112 =');
    writeln('=================================================');
    writeln('=  Masukkan data sesuai pada ketentuan berikut  =');
    writeln('=================================================');
    writeln('======Status=====================================');
    writeln('   1. Kawin     ');
    writeln('   2. Tidak Kawin  ');
    writeln('=================================================');
    writeln;
    writeln;
write ('nomor induk karyawan  : ');readln(no);
write ('nama pegawai          : ');readln(nm);
write ('jabatan pegawai       : ');readln(jab);
write ('Gaji pokok            : Rp,');readln(gaj);
write ('status perkawinan       : ');readln(stat);
case stat of
1 :begin
ti :=(15/100)*gaj;
write ('jumlah anak             : ');readln(jmlank);
if (jmlank >=3) then
ta :=(5/100)*gaj
else if (jmlank <3) then
ta :=0;
       end;
2 :begin
ti :=0;
ta :=0;
       end;
   end;
begin
writeln;
    writeln('=================oO SLIP GAJI Oo=================');
    writeln;
    writeln ('Nama          : ',nm);
    writeln ('No Karyawan   : ',no);
    writeln ('Jabatan       : ',jab);
    writeln ('+===============================================+');
    writeln ('|       Rincian Gaji         |      Jumlah      |');
    writeln ('+===============================================+');
    writeln ('| Gaji Pokok               : | Rp ',gaj:8:0,'      |');
    writeln ('| Tunjangan Anak           : | Rp ',ta:8:0,'      |');
    writeln ('| Tunjangan Istri          : | Rp ',ti:8:0,'      |');
    writeln ('|                            |                  |');
    writeln ('+===============================================+');
    writeln ('| Total Gaji Bersih        : | Rp ',gajibersih (gaj,ti,ta,tgaj):8:0,'      |');
    writeln ('+===============================================+');
    readln;
end;
end.
Baca selanjutnya »»  

Program pascal Procedure

Contoh : program pascal dengan menggunakan Procedure
 
program tunjangan;
uses wincrt;
var
nm,jab,no :string;
gaj,ti,ta,tgaj:real;
stat,jmlank :integer;
procedure input;
begin
    writeln('=================================================');
    writeln('=TUGAS PERHITUNGAN GAJI DAN TUNJANGAN ANAK ISTRI=');
    writeln('=Nama :Muhammad Asrir           NIM :2010020112 =');
    writeln('=================================================');
    writeln('=  Masukkan data sesuai pada ketentuan berikut  =');
    writeln('=================================================');
    writeln('======Status=====================================');
    writeln('   1. Kawin     ');
    writeln('   2. Tidak Kawin  ');
    writeln('=================================================');
    writeln;
    writeln;
write ('nomor induk karyawan  : ');readln(no);
write ('nama pegawai          : ');readln(nm);
write ('jabatan pegawai       : ');readln(jab);
write ('Gaji pokok            : Rp,');readln(gaj);
end;
procedure pilih;
begin
write ('status perkawinan       : ');readln(stat);
case stat of
1 :begin
ti :=(15/100)*gaj;
write ('jumlah anak             : ');readln(jmlank);
if (jmlank >=3) then
ta :=(5/100)*gaj
else if (jmlank <3) then
ta :=0;
       end;
2 :begin
ti :=0;
ta :=0;
       end;
   end;
end;
procedure proses;
begin
tgaj :=gaj+ta+ti;
writeln;
    writeln('=================oO SLIP GAJI Oo=================');
    writeln;
    writeln ('Nama          : ',nm);
    writeln ('No Karyawan   : ',no);
    writeln ('Jabatan       : ',jab);
    writeln ('+===============================================+');
    writeln ('|       Rincian Gaji         |      Jumlah      |');
    writeln ('+===============================================+');
    writeln ('| Gaji Pokok               : | Rp ',gaj:8:0,'      |');
    writeln ('| Tunjangan Anak           : | Rp ',ta:8:0,'      |');
    writeln ('| Tunjangan Istri          : | Rp ',ti:8:0,'      |');
    writeln ('|                            |                  |');
    writeln ('+===============================================+');
    writeln ('| Total Gaji Bersih        : | Rp ',tgaj:8:0,'      |');
    writeln ('+===============================================+');
    readln;
end;
    begin
    input;
    pilih;
    proses;
        end.
Baca selanjutnya »»  

Program Kosong (pascal)

Program Kosong

Program Kosong adalah program yang paling sederhana, karena tidak melakukan apa pun. Dalam bahasa Pascal, program kosong dibuat dengan cara:
begin
end.
Penjelasan: (tanda // slash ganda artinya adalah komentar/keterangan)
begin   // instruksi untuk mengawali program Pascal
end.    // instruksi untuk mengakhiri program Pascal diikuti Operator Akhir Program


Stop hand nuvola yellow.svg Kesalahan yang sering terjadi:
Untuk mengakhiri program Pascal, instruksi end harus diikuti Operator Akhir Program yaitu tanda titik (.). Dalam sebuah program Pascal hanya akan terdapat satu saja Operator Akhir Program


Information icon alt.svg Tambahan Informasi/Catatan:
Bagi pembaca yang sama sekali belum pernah membuat program Pascal dengan bantuan FPC, bisa melihat Lampiran A untuk panduan pemakaian FPC

Program Halo

Program komputer perlu untuk berinteraksi dengan pengguna komputer (user), interaksi yang paling sederhana adalah, komputer mencetak sesuatu di layar sehingga pengguna bisa melihatnya. Untuk membuat hal tersebut, cobalah program ini:
begin
   writeln('Halo Pembaca');
end.
Penjelasan:
begin
   writeln('Halo Pembaca'); // instruksi untuk mencetak & parameter teks yang akan dicetak
end.
Setelah program tersebut dijalankan, maka komputer akan mencetak kata Halo Pembaca di layar. Ada sebuah instruksi baru di sini, yaitu instruksi writeln yang gunanya untuk mencetak lalu menambahkan Enter/baris baru (write and add new line, writeln berasal dari write + ln, ln merupakan singkatan dari line). Instruksi writeln ini disertai dengan parameter teks Halo Pembaca yang harus diapit oleh tanda petik tunggal (').


Stop hand nuvola yellow.svg Kesalahan yang sering terjadi:
Setiap instruksi dalam bahasa Pascal, harus diakhiri dengan Operator Akhir Instruksi yaitu tanda titik koma (;)


Thumb up icon.svg Tips pemrograman yang baik:
Cara menulis program dengan diketik agak ke dalam, disebut dengan indentasi. Cara ini berguna untuk memudahkan membaca blok-blok perintah program, terutama pada program yang memiliki banyak struktur subblok

Komentar

Komentar adalah teks tambahan yang ditambahkan ke dalam program dan tidak akan dikerjakan oleh komputer, dengan tujuan:
  1. Menjelaskan arti suatu perintah/blok perintah, sehingga memudahkan orang lain untuk memahami apa kegunaan perintah tersebut
  2. Memberi tanda pada bagian perintah/blok perintah tertentu yang sengaja dilompati atau akan diganti/direvisi pada versi perubahan berikutnya
  3. Mengingatkan diri sendiri supaya tidak lupa, sehingga memudahkan untuk memahami ulang perintah tersebut, apabila pada suatu waktu di masa mendatang membaca ulang perintah tersebut
Ada 2 macam komentar dalam program Pascal, yaitu:
  1. Komentar 1 Baris (single line comment), yaitu komentar yang hanya berlaku dalam 1 baris perintah saja, dimulai dari tanda // (slash ganda) sampai ke akhir baris
  2. Komentar Banyak Baris (multiple line comment), yaitu komentar yang berlaku dalam banyak baris, dimulai dari tanda { (kurung kurawal buka) sampai tanda } (kurung kurawal tutup)
// ini adalah single line comment
begin // ini juga single line comment
end.
{ ini adalah multiple line comment
  semua teks yang ada di antara kurung kurawal buka
  dan kurung kurawal tutup ini akan diabaikan
  oleh komputer }
begin
end.

Thumb up icon.svg Tips pemrograman yang baik:
Berikan komentar secukupnya. Orang lain yang membaca program tersebut akan sangat terbantu pada saat membacanya. Demikian juga diri sendiri pun akan sangat terbantu, pada saat membaca ulang program tersebut di masa yang akan datang


Information icon alt.svg Tambahan Informasi/Catatan:
Jangan berlebihan dan bertele-tele dalam memberikan komentar! Usahakan singkat, padat, tepat dan jelas (kecuali, apabila komentar tersebut dipakai untuk keperluan pengajaran/tutorial)

Variabel

Variabel adalah suatu lokasi/tempat di dalam memori komputer yang bisa dipakai untuk menyimpan nilai. Variabel ini melambangkan atau merepresentasikan data.
Nilai dari sebuah variabel dapat dimasukkan oleh pengguna melalui deklarasi di program ataupun pemasukan (input) di dalam program.
Untuk setiap data yang berbeda, dibutuhkan variabel yang berbeda pula. Variabel dibedakan dengan cara diberikan nama yang berbeda. Contohnya, apabila terdapat data "panjang", "lebar", dan "tinggi", maka dapat dipakai variabel "p", "l", dan "t" untuk melambangkannya.
Tipe data dari sebuah variabel harus dideklarasikan di awal program. Beberapa contoh tipe data untuk menampung angka adalah byte, integer, word, dan real. Dalam program Pascal, kita dapat melakukan operasi matematika seperti tambah, kurang, kali, dan bagi.
Contoh program:
var
   p,l,t,v:integer;
begin
   writeln('Masukkan nilai panjang');
   readln(p);
   writeln('Masukkan nilai lebar');
   readln(l);
   writeln('Masukkan nilai tinggi');
   readln(t);
   v := p * l * t;
   writeln(v);
   readln;
end.
Penjelasan:
var
   p,l,t,v:integer;          // Deklarasi variabel dengan semua variabel bertipe integer
begin
   writeln('Masukkan nilai panjang');
   readln(p);                        // Input nilai p
   writeln('Masukkan nilai lebar');
   readln(l);                        // Input nilai l
   writeln('Masukkan nilai tinggi');
   readln(t);                     // Input nilai t
   v := p * l * t;          // Operasi matematika : v = p kali l kali t
   writeln(v);             // Tampilkan nilai v
   readln;                 // Supaya pembaca dapat membaca nilai v sebelum program otomatis keluar
end.
 
sumber : http://id.wikibooks.org/wiki/Ayo_Membuat_Program_Pascal/Dasar-Dasar_Pe
Baca selanjutnya »»  

Tips menghindari virus

virus? sangat menjengkelkan kalau kita sendiri yang mengalaminya .
nah pembaca, saya mau bagi-bagi sedikit tips tentang bagaimana menghindari virus.

1. gunakan antivirus yang selalu terupdate atau utility lainnya seperti Deepfreeze
ya, ini adalah cara classic. antivirus akan mendeteksi dengan otomatis jika ada virus. sedangkan deepfreeze, gunakan utility deepfreeze hanya untuk folder root ( C:\ ), jikalau drive lainnya terkena virus. anda hanya tinggal mem-format ulang saja. (jangan lupa mem-backup file-file penting sebelum mem-format ulang)



2. Jangan membuka e-mail attachment sembarangan tanpa tahu asal-usulnya
Jika menerima e-mail yang mengandung attachment dari seseorang yang tidak dikenal, langsung hapus saja. jangan dibuka!!! gunakan spam filters untuk membantu memblokir e-mail yang tidak diinginkan

3. browsing atau Download dari situs yang terpercaya
jangan asal browsing atau mendownload! terkadang situs-situs yang menyediakan penyimpanan data menyisipkan virus didalam filenya. saya sendiri punya temen suka buat virus. dan (maaf) aku mengajari dia untuk pake “icon changer” jadi, kalau mau buka file yang disimpan dalam bentuk winzip ato winrar. perhatikan ekstensi nya.. (kalo file-nya indo.3gp.exe jangan dibuka)

4. Banyak virus di warung internet
yah, ini tidak bisa di pungkiri. warnet paling banyak mengkoleksi virus. perhatikan drive-drive pada komputer di warnet tersebut. misalnya, coba klik kanan pada drive D:\ apakah muncul “autoplay” ??? jika iya, periksa file virus tersebut dengan membuka "tools", "folder option", “Show hidden files and folders”. klo bisa di hapus, hapus saja! tapi periksa dulu folder root-nya ( drive C:\ ) klo di drive C:\ juga terkena virus, anda saya persilahkan bayar billing dan mencoba warnet lain.

5. Update selalu file “hosts”
ya, ini sangat cocok yang suka download atau browsing dari situs-situs aneh?. karena dari situs inilah virus-virus terbaru muncul. download file hosts terbaru dan terupdate di http://hosts-file.net/?s=Download dan ganti/ replace file tersebut pada folder C:\Windows\System32\Drivers\Etc

terima kasih...
Baca selanjutnya »»  

Menonaktifkan autorun di windows

Klik-->Start->Run->ketik "gpedit.msc"->Ok->muncul jendela "Group Policy"->klik "Administrative Templates"-->yang ada pada pada menu "User Configuration" (paling bawah)-->Double-klik->System(jendela-kanan)->pada jendela "system" itu-> klik-kanan "Turn off Autoplay"lalu pilih "->Properties"-->muncul jendela "Turn off Autoplay properties"->klik setting->klik pada "Enabled" (dari defaultnya Not Configured)--> Pada Option "Turn off Autoplay on" Pilih "All Drives" (dari default "CD-ROM Drives) -> lalu klik "Apply" -> lalu "Ok"...


Selesai dan restart PC , sekarang fungsi autorun tidak aktif lagi. SELAMAT Mencoba,.,.,.,.
Baca selanjutnya »»  

Membangun Hotspot Dengan Mikrotik

Membahas bagaimana mudahnya membangun router+hotspot authentikasi menggunakan Mikrotik OS.
Installasi Mikrotik OS

  • Setting BIOS
Setting urutan boot computer pada BIOS agar computer boot pertama kali ke cdrom.
  • Masukan CD Mikrotik ke cdrom, setelah itu lakukan booting melalui CDROM,
  • Setelah proses booting selesai, muncul pilihan paket-paket yang mau di install, pilihlah paket sesuai kebutuhan.
  • Setelah memilih paket yg akan di install, tekan tombol “ i ” pada keyboard. Setelah itu tekan tombol “ y”. lalu tekan tombol y lagi untuk melanjutkan installasi. Catatan: Karena MikroTikOS akan membuat partisi secara otomatis, maka data dalam hardisk semuanya akan hilang.
  • Proses installasi mikrotik
  • Proses installasi selesai. Tekan enter untuk reboot computer
  • Jika proses installasi berhasil, maka akan muncul tampilan Login Mikrotik. Untuk login masukan username admin dan passwordnya di biarkan kosong.
Konfigurasi Network
  • Mengganti nama interface sesuai keadaan jaringan anda, ini dilakukan untuk mempermudah konfigurasi dan management.
  • Setting ip address sesuai jaringan anda pada setiap interface. setelah itu setting default gateway
  • Setting DNS anda



Konfigurasi Via Winbox di computer client
  • Download winbox.exe dari http://192.168.0.1/winbox/winbox.exe , 192.168.0.1 adalah IP Interface Hotspot.
  • Setelah di download, jalankan winbox tersebut. Sekarang kita coba koneksi ke computer server, masukan ip server pada Connect To lalu masukan username pada Login. Setelah itu tekan tombol Connect.
  • Jika login berhasil, maka muncul tampilan berikut
Konfigurasi Server Radius
  • Masuk ke Winbox pada computer client
  • Pada winbox klik menu Radius, lalu muncul kotak dialog Konfigurasi Radius. Klik tombol + yang berwarna merah untuk masuk ke tahapan pembuatan server radius.
  • Setelah itu muncul kotak dialog New radius Server. Karena kita akan membuat server hotspot, beri tanda centang pada hotspot. Lalu pada Address isikan 127.0.0.1, setelah itu pada secret isikan password server radius yang di ingin kan. Missal secretnya: apaajah. Klik OK untuk membuat server tersebut.
Membuat Profile Hostpot yang menggunakan server Radius sebagai Backend nya.
  • Pada WinBox Klik menu IP lalu klik Hotspot.
  • Lalu muncul kotak dialog Konfigurasi hotspot. Sekarang kita akan membuat profiles baru untuk hostpot yang mendukung server radius. Klik tombol profiles pada kotak diagog konfigurasi hotspot.
  • Muncul kotak dialog Hotspot server profile, klik tombol + untuk membuat profiles baru.
  • Setelah itu muncul kotak dialog New Hotspot Server Profile. Pada name isikan nama profilenya, isikan hsprof1. Setelah itu klik tab RADIUS.
  • Beri tanda centang pada Use RADIUS, lalu klik OK.
Konfigurasi Hotspot
  • Klik menu IP lalu klik Hotspot
  • Lalu muncul kotak dialog Hotspot, setelah itu tekan tombol Setup.
  • Muncul kotak dialog Hotspot Setup, disini kita di suruh menentukan pada interface mana hotspot akan berjalan. Pilihlah interface hotspot karena kita akan mengaktifkan hotspot pada interface tersebut. Klik tombol Next.
  • Selanjutnya kita set IP untuk interface hotspot tersebut, isikan 192.168.0.1/24. Beri tanda centang pada Masquerade Network. Lalu Klik tombol Next.
  • Setelah itu muncul konfigurasi address pool. Pada tahap ini kita di suruh menentukan dari IP berapa dan sampai IP berapa yang akan di gunakan untuk hotspot. Misal kita akan seting 192.168.0.2- 192.168.0.254/24. Jadi smua IP pada network 192.168.0.0/24 selain 192.168.0.1 termasuk kedalam IP yang menggunakan hotspot. lalu Klik Next.
  • Selanjutnya muncul konfigurasi SSL, karena kita tidak menggunakan SSL, pada select Certificate pilih aja none lalu klik Next.
  • Setelah itu konfigurasi IP SMTP Server jika anda memiliki SMTP server masukan saja IP SMTP server anda, dan jika anda tidak punya, langsung Next saja.
  • Selanjutnya konfigurasi DNS, karena kita sudah mengkonfigurasi DNS di awal tadi, maka langsung Next aja, tetapi jika anda ingin merubah IP DNSnya, langsung rubah aja setelah itu klik tombol next.
  • Setelah itu seting DNS Name, kosongkan aja lalu tekan tombol next.
  • Selanjutnya tahap membuat user hotspot. Karena nanti hotspot kita menggukan profile yang menggunakan radius server sebagai backendnya, maka user ini tidak terlalu berguna. Karena ini termasuk kedalam tahap installasi, maka kita buat saja usernya. Missal qta buat usernya admin dan passwordnya gktw. Lalu klik next.
  • Setup hotspot selesai..
  • Sekarang kita setting agar hotspot yang tadi kita buat agar menggunakan profile hotspot yg mendukung radius server. Maksud dari profile ini adalah profile hotspot yang kita buat di atas.
  • Double klik pada hotspot1, setelah itu muncul kotak dialog properties hotspot1. Pada menu dropdown profile, pilih hsprof. Lalu klik OK.
  • Selanjutnya kita tentukan IP yang akan dijadikan computer operator. Maksud dari computer operator disini adalah computer yang akan menambah, mengedit bahkan menghapus user client hotspot.
  • Pada Winbox, klik menu IP lalu klik Hotspot. Muncul kotak dialog Hotspot, lalu klik tab IP Bindings. Lalu klik tombol + .
  • Muncul kotak dialog New Hotspot IP Binding, pada MAC Address isikan Alamat MAC Address computer operator missal MAC address computer operator 00:50:56:C0:00:01. Lalu pada Address, masukan IP computer operator missal IP computer operator adalah 192.168.0.2. setelah itu pada Type pilih bypassed. Lalu klik OK.
Konfigurasi User Manager
  • Pada WinBox, Klik menu New Terminal, untuk membuka terminal/console mikrotik.
Pada terminal, ketikan perintah berikut:
  • [admin@MikroTik] > /tool user-manager customer add login=admin password=adminuserman permission=owner
Maksud dari perintah di atas adalah membuat user admin dengan passwordnya adminuserman yang nantinya user ini akan digunakan untuk masuk ke usermanager.
  • [admin@MikroTik] > /tool user-manager router add subscriber=admin ip-address=127.0.0.1 shared-secret=apaajah
Maksud dari perintah di atas adalah untuk menghubungkan usermanager ke server radius yang telah kita buat tadi. Pada perintah tersebuat ada shared-secret=apaajah, apaajah adalah password dari server radius.
  • Selanjutnya anda pindah ke computer operator, lalu arahkan browser ke http://192.168.0.1/userman . Lalu muncul form login, isi Login dan password di sesuaikan dengan login dan password yang telah anda buat pada saat konfigurasi usermanager diatas. Missal, login: admin dan password:adminuserman.
  • Tampilan pertama User Manager
  • Untuk menambahkan user hotspot, klik menu Users, lalu klik Add.
  • Setelah itu muncul kotak dialog Add User, yang penting perlu di isi adalah User name dan password saja. Tetapi jika ingin mengisi First Name dan Lastname isi saja. Dan jika anda ingin membatasi bandwith untuk user tersebut, pada Rate Limit isikan jumlah bandwith yang di jatahkan untuk user tersebut, misal 32kbps.
Mengatur Bandwith Klien Hotspot
  • Pengaturan Bandwith klien ini berlaku untuk semua user yang pada userman yg tidak diberi Rate limit.
  • Untuk mengatur Bandwith semua user, buka Winbox, lalu klik menu IP, lalu hotspot. Muncul kotak dialog hotspot, klik tab user. Lalu klik tombol profiles.
  • Muncul kotak dialog Hotspot User Profile, double klik pada profile default.
  • Habis itu muncul kotak dialog Hotspot user profile properties. Pada field Rate Limit (tx/rx) isikan berapa bandwith yang akan di berikan kepada semua user hotspot. Misal: Limit Bandwith Upload: 16kbps dan Limit Bandwith Download: 32kbps.
Trafik Monitoring
  • Untuk monitoring trafik, kita akan melakukan monitoring melaui graphs lewat browser.
  • Untuk melakukan monitoring semua pemakai. Pertama kita harus membuat aturan dulu, agar semua pemakai bisa kita monitoring trafiknya.
  • Masuk ke Winbox, klik menu Tools, lalu klik menu Graphing.
  • Setelah itu muncul kotak dialog Graphing, klik Tab Queue Rules. Lalu klik tombol + karena kita akan membuat aturan baru untuk monitoring semua pemakai.
  • Muncul kotak dialog New Queue Graphing Rule, Pada Simple Queue pilih , karena kita akan memonitoring semua pemakai hotspot. Lalu pada Allow Address isikan Alamat Network atau
    Alamat IP yang diperbolehkan mengakses ke web monitoring kita.
  • Jika sudah, klik OK. Lalu jika anda ingin memonitoring trafik, pada computer operator anda arahkan browser ke http://192.168.0.1/graphs/ Maka akan muncul nama-nama pengguna yang sedang aktif, jika anda ingin melihat trafik pemakaiannya, tinggal klik aja nama usernya.
Baca selanjutnya »»  

LINUX Live USB

UNetbootin adalah Live USB penciptaan alat yang dapat digunakan untuk membuat Linux Live USB flash drive dari ISO. Many Linux distributions are supported out of the box with custom install options available for Linux distributions that are not. Banyak distribusi Linux yang didukung di luar kotak dengan menginstal custom pilihan yang tersedia untuk distribusi Linux yang tidak. It is important to mention that Live Linux USB flash drives created with this tool, do not currently utilize a persistence feature. Adalah penting untuk menyebutkan bahwa Linux Live USB flash drive yang dibuat dengan alat ini, saat ini tidak memanfaatkan fitur ketekunan. The resulting USB Linux install will function just as it does from a CD. USB dihasilkan menginstal Linux akan berfungsi sama seperti itu tidak dari CD. By default you will not be able to save and restore your changes. Secara default Anda tidak akan dapat menyimpan dan mengembalikan perubahan Anda. 

Cara menggunakan UNetbootin untuk membuat Linux Live USB flash drive
The following assumes your working from within Windows and have a current copy of the ISO you wish to convert. Berikut ini mengasumsikan pekerjaan Anda dari dalam Windows dan memiliki salinan terbaru dari ISO yang ingin Anda mengkonversi.


  1.  Download UNetbootin untuk Windows
  2. Download your favorite Linux ISO favorit Anda Download ISO Linux
  3. Double klik untuk memulai UNetbootin executable program
  4. (1) Click the Diskimage radio box (2) browse to select your ISO (3) Set your target USB drive (4) click OK to start the creation (1) Klik kotak DiskImage radio (2) browse untuk memilih ISO (3) Tetapkan target USB drive (4) klik OK untuk memulai penciptaan
  5. UNetbootin Live USB Creation from an ISO
  6. Setelah installer UNetbootin selesai, klik Reboot Sekarang UNetbootin installation finished
  7. Atur BIOS sistem Anda atau menu boot untuk boot dari perangkat USB dan menikmati favorit Anda Live Linux pada USB
Baca selanjutnya »»